Antara Fiksi dan Nyata, Ini Kisah yang Masuk Kategori Beyond Coincidence – Bagi penggemar karya fiksi mulai dari novel, kartun, hingga film, semua itu merupakan hiburan semata. Namun, apa jadinya jika apa yang dituangkan dalam sebuah karya tersebut akhirnya benar-benar terjadi di dunia nyata.
Setiap orang menyikapi hal tersebut dengan cara yang berbeda. Ada yang menganggapnya sebagai kebetulan semata, tidak menyangka, merasa heran, hingga tak percaya. Mau tahu karya fiksi apa saja yang akhirnya benar-benar terjadi dalam kehidupan nyata, berikut daftarnya.
Karya Tulis
Salah satu ciri buku atau novel fiksi yang digemari banyak pembaca adalah karya tulis yang bisa membuat si pembaca larut dalam alur ceritanya. Namun, apa jadinya jika cerita fiksi tersebut benar-benar terwujud.
Entah itu merupakan faktor kebetulan, beyond coincidence, atau si penulis memiliki kemampuan memprediksi. Minimal, isi novel tersebut terjadi di masa depan atau mendekati situasi kondisi saat ini. Beberapa novel fiksi tersebut diantaranya adalah:
Looking Backwards
Pada tahun 1888, sebuah buku fiksi karya Edward Bellamy dirilis. Dalam buku ini menceritakan tentang penggunaan kartu kredit di masa depan. Dan di tahun 1950, hal ini terwujud dengan diciptakannya kartu kredit.
A Fall of Moondust
Di tahun 1962, Arthur C. Clarke menulis dalam bukunya yang berjudul A Fall of Moondust. Buku ini mengisahkan tentang tour wisata ke luar angkasa. Hal ini terwujudpada tahun 2001 yang pada saat itu teknisi asal Amerika bernama Dennis Anthony Tito menjadi orang pertama yang melakukannya.
The World Set Free
Buku fiksi ketiga yang masuk kategori beyond coincidence dan akhirnya benar-benar terjadi di dunia nyata adalah The World Set Free Karya H.G Wells Karya H.G Wells pada tahun 1913. Wells menuliskan bagaimana kalutnya dunia saat ada isu bom atom.
Artikel lain:
Dan pada tahun 1945, terdapat bom atom yang memiliki daya ledak tinggi yang dijatuhkan oleh pasukan AS. Bom atom tersebut dimaksudkan untuk menghancurkan dua kota di Jepang yaitu Hiroshima dan Nagasaki.
Earth
Novel fiksi karya David Brin yang dirilis tahun 1989 ini menceritakan tentang kehidupan di tahun 2038. Dalam novel yang berjudul Earth ini, Brin membuat beberapa prediksi yang benar-benar jadi kenyataan di masa kini.
Diantaranya adalah terjadinya pemanasan global, naiknya permukaan air laut, adanya bencana nuklir yang akhirnya jadi kenyataan dengan munculnya bencana nuklir Fukushima. Selain itu, masih ada prediksi lainnya yang masuk kategori beyond coincidence yaitu tentang World Wide Web atau internet yang jadi sumber informasi publik.
Stand on Zanzibar
Karya John Brunner berjudul Stand on Zanzibar yang ditulis pada abad 20 ini berisikan tentang berbagai prediksi akurat terkait situasi di abad ke-21. Diantaranya adalah saingan terbesar AS di masa depan bukan lagi Uni Soviet melainkan China. Ada pula prediksi tentang maraknya aksi terorisme, kekerasan di sekolah, dan negara Israel yang jadi negara momok di Timur Tengah.
The Narrative of Arthur Gordon Pym of Nantucket
Novel terakhir ditulis oleh Edgar Allan Poe pada tahun 1838. Salah satu plot di novel ini menceritakan tentang para awak kapal yang terjebak di tengah lautan lepas dan kelaparan. Untuk bertahan hidup, mereka terpaksa memakan salah satu awak kapal yang akan dikorbankan berdasarkan undian.
Awak kapal yang bernasib naas tersebut bernama Richard Parker. Satu hal yang membuat novel ini masuk kategori beyond coincidence adalah isi novel tersebut menjadi kenyataan 46 tahun kemudian. Kapal Mignonette yang terjebak di laut juga memakan rekan mereka demi bertahan hidup. Dan awak kapal yang jadi korban pun memiliki nama yang sama yaitu Richard Parker.
Karya Film
The Simpsons Episode Bart to the Future
Buat penggemar kartun zaman dulu mungkin mengenal keluarga The Simpsons. Salah satu episodenya yang berjudul “Bart to the Future” dan tayang pada tahun 2000 mengisahkan tentang Lisa, Adik Bart Simpson yang dilantik menjadi presiden Amerika Serikat sebagai pengganti Donald Trump.
Dulu, hal ini mungkin akan dianggap sebagai lelucon belaka. Namun kenyataannya, hal ini benar-benar terjadi karena pada 20 Januari 2017 Donald Trump berhasil masuk ke Gedung Putih dan menjadi presiden Amerika Serikat.
Daylight
Film fiksi kedua yang masuk kategori beyond coincidence adalah Daylight besutan Rob Cohen yang tayang pada tahun 1996. Film tersebut bercerita tentang kecelakaan lalu lintas yang terjadi di terowongan yang menghubungkan antara Kota New Jersey dan Manhattan lumpuh akibat ledakan yang terjadi dari sebuah truk.
Akibatnya, dua pintu masuk terowongan menjadi hancur dan orang-orang yang selamat berusaha mencari jalan keluar dari terowongan tersebut. Di kehidupan nyata, peristiwa tragis ini terjadi pada tanggal 13 Oktober 2007.
Artikel lain:
Sebuah terowongan yang menghubungkan Los Angeles dan San Francisco juga hancur terbakar setelah kecelakaan antar 15 truk beserta mobil lainnya. Upaya pemadaman dan penyelamatan pun dilakukan dengan mengerahkan lebih dari 100 orang petugas, mirip dengan cerita di film.
Super Mario Bross
Di tahun 1993, sebuah film yang masuk dalam kategori beyond coincidence adalah Super Mario Bross. Pada bagian akhir film ini menayangkan runtuhnya menara kembar Amerika Serikat yaitu World Trade Centre (WTC).
Dan di kehidupan nyata, kisah tragis tersebut benar-benar terjadi pada tanggal 9 September 2001. Sebuah pesawat yang telah dibajak oleh teroris hingga akhirnya menabrak menara kembar World Trade Centre (WTC). Kejadian menyedihkan yang memakan banyak korban jiwa ini dikenal dengan nama serangan 9/11 atau serangan 11 September.
Die Hard 3: With A Vengeance
Karya film berikutnya yang masuk kategori beyond coincidence adalah film berjudul Die Hard 3: With A Vengeance yang rilis pada tahun 1995. Film besutan John McTiernan ini mengisahkan tentang aksi balas dendam yang berniat menjatuhkan bom di salah satu kawasan pertokoan di Manhattan sehingga membuat area sekitarnya lumpuh total.
Dan di tahun 2013, hal yang mirip juga terjadi di Boston yaitu pada saat acara tahunan Boston Marathon berlangsung hingga memakan korban 264 jiwa. Tidak hanya itu, kondisi pada di Boston pun mengakibatkan seluruh aktivitas di sekitarnya terhenti.
Titanic
Film berjudul Titanic karya James Cameron memang sangat berkesan di hati penonton dan layak masuk kategori beyond coincidence. Sebab, kisah cinta antara Jack & Rose di kapal Titanic yang tenggelam ternyata benar-benar dialami oleh pasangan suami istri Nicole Servel dan Francis Servel.
Pada tanggal 13 Januari 2012, mereka sedang berlibur dan makan malam di kapal Costa Concordia. Saat itu, tiba-tiba kapal oleng setelah membentur batu granit. Mirip dengan cerita di Titanic, pelampung yang hanya tersisa satu akhirnya diserahkan kepada sang istri tercinta, Nicole.
Semua hasil karya fiksi yang masuk kategori beyond coincidence tersebut ada yang menyikapinya sebagai salah satu bentuk rahasia alam dan ada pula yang merasa hal tersebut mengandung unsur kebetulan semata. Apapun pendapat Anda, alangkah lebih baiknya jika disikapi dengan pemikiran yang positif. Sebab, bagaimanapun juga, dalam hidup memang penuh dengan misteri yang sebagian besar tidak bisa dinalar dengan logika.
Arti Nama dalam Navigasi Numerologi didasarkan pada pemahaman tentang kualitas unik yang ditemukan dalam analisis nama Anda. Pemilihan nama adalah terjemahan bahasa yang digunakan oleh orang tua dalam memberikan nama untuk Anda.
Arti Nama Numerologi yang terkandung di dalam nama Anda mewakili pola pikiran mental yang merangsang kualitas kecerdasan Anda dengan cara tertentu. Kualitas-kualitas ini dapat bersifat membangun atau merusak, seimbang atau tidak seimbang.
Setelah Anda memiliki wawasan tentang arti nama numerologi dalam nama Anda, Anda akan menyadari pola berpikir Anda secara keseluruhan, termasuk kekuatan dan kelemahan Anda.
Free Scan Nama dan Arti Nama
dengan Download Aplikasi ARCBali Numerology Pro Version




